Tampilkan postingan dengan label Imajinasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Imajinasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juni 2012

Cara Membaca Pikiran Orang Lain

Banyak anggapan bahwa membaca pikiran adalah pekerjaan seorang psikolog, paranormal atau bahkan dukun. Namun, percaya atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari, anda semua adalah seorang pembaca pikiran. Sebab, tanpa kemampuan untuk mengetahui pikiran serta perasaan orang lain, kita semua tak akan mampu menghadapi situasi sosial semudah apapun. 
Dengan membaca pikiran, kita dapat membuat perkiraan tentang tingkah laku seseorang lalu membuat kita dapat menentukan keputusan berikutnya.

Jika kita melakukan pembacaan ini dengan buruk, dampaknya bisa serius: konflik bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman. Contoh yang nyata kesulitan mengenali pikiran dan perasaan orang lain (mindblindness), dapat dilihat pada penyandang autisme, dimana ketidakmampuan tersebut menjadi suatu kondisi yang mengganggu.
Kemampuan membaca pikiran ini, yang oleh William Ickes—profesor psikologi di University of Texas, disebut sebagai emphatic accuracy.

Darimana asalnya?
Kemampuan (terbatas) kita untuk membaca pikiran menurut Ross Buck – profesor Communication Sciences di University of Connecticut, memiliki sejarah yang amat panjang. Dikatakannya bahwa, melalui jutaan tahun evolusi, sistem komunikasi manusia berkembang menjadi lebih rumit saat kehidupan juga menjadi lebih kompleks. Membaca pikiran lantas menjadi alat untuk menciptakan dan menjaga keteraturan sosial; seperti membantu mengetahui kapan harus menyetujui sebuah komitmen dengan pasangan atau melerai perselisihan dengan tetangga.

Kemampuan ini sendiri muncul sejak manusia dilahirkan. Bayi yang baru lahir lebih menyukai wajah seseorang dibandingkan stimulus lainnya, dan bayi berusia beberapa minggu sudah mampu menirukan ekspresi wajah. 
Dalam 2 bulan, bayi sudah dapat memahami dan berespon terhadap keadaan emosional dari pengasuhnya. Nancy Eisenberg, profesor psikologi di Arizona State University dan ahli dalam perkembangan emosional, menuturkan bahwa bayi berusia 1 tahun mampu mengamati ekspresi orang dewasa dan menggunakannya untuk menentukan tingkah laku berikutnya. 
Lanjutnya, bayi usia 2 tahun mampu menyimpulkan keinginan orang lain dari tatapan matanya, dan di usia 3 tahun, bayi dapat mengenali ekspresi wajah gembira, sedih atau marah. Saat menginjak usia 5 tahun, bayi sudah memiliki kemampuan dasar untuk membaca pikiran orang lain; mereka telah memiliki “teori pikiran". Bayi tersebut mampu memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan yang mereka miliki.

Anak-anak tadi mengembangkan kemampuan membaca pikiran dengan mengamati pembicaraan orang dewasa, dimana mereka membedakan kompleksitas aturan dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan bermain dengan teman sebaya juga dapat melatih anak untuk membaca pikiran anak lainnya. Namun, tak semua anak bisa mengembangkan kemampuan ini. Anak-anak yang mengalami penelantaran dan kekerasan cenderung mengalami hambatan dalam mengembangkan kemampuan membaca pikiran ini. Sebagai contoh, anak yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh dengan kekerasan, mungkin akan jauh lebih peka terhadap ekspresi marah, walaupun sesungguhnya emosi marah tidak muncul.

Lanjut lagi, kemampuan membaca pikiran yang lebih maju biasa muncul pada masa remaja akhir. Hal ini terjadi karena kemampuan untuk menyimpan perspektif dari beberapa orang di saat yang sama—dan lalu mengintegrasikannya dengan pengetahuan kita dan orang yang bersangkutan itu—seringkali membutuhkan kemampuan otak yang sudah jauh berkembang.

Bagaimana Membaca Pikiran?
Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.

Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak mampu untuk mendeteksi ekpresi ini. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Mata seseorang adalah sumber penanda yang paling kaya jika dibandingkan bagian lain yang ada di wajah. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.

Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Ickes menemukan bahwa isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.

Menjadi Pembaca Pikiran Ulung
Lalu, bagaimana kita bisa menjadi seorang pembaca pikiran yang lebih baik? Tim dari Psychology Today telah merumuskan beberapa hal yang bisa membantu kita membaca pikiran.

Kenalilah orang lain. “Kemampuan membaca pikiran akan meningkat, semakin kita mengenal lawan bicara kita,” kata William Ickes. Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tidakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.

Minta umpan balik. Penelitian menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kemampuan membaca dengan cara menanyakan kebenaran dari tebakan kita. Misalnya, “Saya mendengar, sepertinya engkau sedang marah. Benar tidak?”

Perhatikan bagian atas dari wajah. Emosi yang palsu, biasanya diungkapkan pada bagian bawah wajah seseorang. Sedangkan, menurut Calin Prodan—profesor neurologi di University of Oklahoma Health Sciences Center, emosi utama bisa dilihat dari sebagian ke atas wajah, biasanya di sekitar mata.

Lebih ekspresif. Ekspresivitas emosi cenderung timbal balik. Ross Buck, “semakin kita ekspresif, semakin banyak pula kita akan mendapat informasi mengenai kondisi emosional dari orang lain di sekitar kita.”

Santai. Menurut Lavinia Plonka, pengarang Walking Your Talk, seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.

Tinjauan Kritis
Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.

Kita juga tak bisa mengesampingkan fenomena membaca pikiran ini sebagai sebuah fenomena yang biasa diasosisasikan dengan kemampuan supranatural, sebab percaya tidak percaya, memang ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran yang sulit dijelaskan ilmu pengetahuan. Setidaknya penulis telah menemukan beberapa orang dengan kemampuan membaca pikiran, yang bahkan mampu melihat masa depan dan berbagai macam hal yang sulit diterima nalar.

Kunci Perobahan Hidup

"Life isn't about finding your self, life is about creating yourself."
 
Apa sih yang paling diinginkan oleh saya, anda dan semua orang yang hidup di dunia ini? Menurut hemat saya ada dua, yaitu : sukses dan bahagia. Sukses memiliki perbedaan arti dengan bahagia. Sukses berarti kita telah mendapatkan apa yang kita usahakan, sedangkan bahagia berarti kita dapat menikmati apa pun yang kita dapatkan dari usaha kita. 

Orang yang sukses belum tentu bahagia. Orang yang bahagia belum tentu sukses. Ada sebagian orang yang mendapatkan keduanya. Ada pula sebagian orang yang hanya mendapatkan salah satunya saja. Ada kunci untuk meraih kesuksesan. Ada kunci untuk meraih kebahagiaan. Jika kita menginginkan keduanya, kabar baiknya hanya diperlukan satu kunci yaitu PERUBAHAN. Kita harus merubah sesuatu. 
Lalu apa yang harus kira rubah?
 
Belajar dari pengalaman pahit dalam hidup saya yang harus kita rubah adalah sesuatu yang ada di dalam diri kita, bukan di luar diri kita. Sesuatu yang harus kita ubah adalah PIKIRAN dan EMOSI / PERASAAN kita. "Pikiran akan membentuk perasaan kita. Perasaan kita akan membentuk keputusan kita. Keputusan kita akan membentuk tindakan kita. Tindakan kita akan membentuk kebiasaan kita. Kebiasaan akan membentuk karakter kita. Karakter kita akan membentuk nasib kita." 
Dengan demikian merubah nasib harus diawali dengan merubah pikiran dan emosi kita.

Dunia di luar diri kita hanyalah refleksi atau cermin dari dunia di dalam diri kita. Dunia di dalam diri kita yaitu pikiran dan emosi adalah blue print kehidupan kita. Dunia di luar diri kita yaitu alur kehidupan yang kita alami selama ini. Melalui dunia luar tersebut kita dapat mengetahui apakah dunia di dalam diri kita baik-baik saja atau perlu secepatnya kita perbaiki.
Banyak orang yang keliru. Mereka beharap kehidupan mereka berubah dulu baru kemudian mereka merubah pikiran dan emosi mereka. Mereka berharap semua masalah mereka selesai dulu baru kemudian mereka bahagia. Mereka berharap kesuksesan datang dulu baru kemudian mereka merasa sukses. Mereka berharap situasi dan kondisinya menyenangkan dulu baru kemudian pikiran dan perasaan mereka menjadi positif.

Seperti itu juga yang dulu saya pahami. Ibaratnya, ketika kita berkaca di sebuah cermin, kita berharap bayangan diri kita di dalam cermin bepakaian rapi dulu baru kemudian kita merapikan pakaian kita. TERBALIK! 
Pakaian kita harus dirapikan dulu baru bayangan diri kita di dalam cermin akan berubah. Bayangkan dulu semua masalah kita selesai maka masalah kita akan selesai. Bayangkan dulu kita bahagia maka kita akan bahagia. Pikirkan dan rasakan dulu hal-hal yang positif maka kehidupan kita akan berubah menjadi positif, menyenangkan dan penuh dengan keberuntungan. Begitulah seharusnya.

Perlu Anda sadari bahwa foto yang dicetak tidak akan berubah sampai kita merubah klise filmnya. Dan, klise film kehidupan kita adalah APAPUN YANG ADA PADA PIKIRAN DAN PERASAAN KITA.
Jadi, merubah pikiran dan emosi adalah kunci utama untuk merubah alur kehidupan kita ke arah yang lebih baik yaitu hidup yang penuh dengan kebahagiaan dan keberuntungan.
Merubah pikiran dan emosi tidaklah sulit. Hanya saja itu membutuhkan komitmen yang tinggi dan keterampilan yang harus dipelajari serta dibiasakan. Segeralah berubah! Jangan sampai anda mengulangi kekeliruan yang saya lakukan di masa lalu. Pengalaman memang guru yang terbaik. Tapi jangan lupa, pengalaman orang lain juga guru yang terbaik. Setiap orang adalah seorang arsitek. Betul, anda sama sekali tidak salah baca, ARSITEK. Kita adalah arsitek dari kehidupan kita sendiri.
 

Mengenal Otak dan Pikiran

Sebelum Anda memahami Kekuatan Pikiran Anda, mungkin ada baiknya Anda perlu memahami "rumah" dari pikiran Anda yaitu Otak.
Otak merupakan bagian terpenting dalam diri manusia, dengan otak inilah manusia dapat melakukan apa saja untuk mewujudkan segala keinginan dan impiannya. Otak manusia terbagi menjadi 2 bagian yaitu Otak Kanan dan Otak Kiri.

Otak Kiri digunakan untuk merangkai kata-kata, angka, logika, menganalisa dan detail. Otak kanan boleh dikatakan sebagai hal-hal yang menyangkut seni, gambar, imajinasi warna, musik, ruang, dan ingatan atau memori. Jika kita coba untuk membuat logika, otak itu adalah sebuah computer, maka otak juga dapat dikatakan sebagai hardware. Dan softwarenya adalah Pikiran.


Otak diciptakan Tuhan dengan sangat dahsyat dan melebihi jutaan kemampuan komputer. Coba anda perhatikan baik-baik, otak terdiri dari 1 trilliun sel otak yang setera dengan 167 kali jumlah penduduk di bumi. Diantara 1 triliun itu terdapat 100 miliar sel otak aktiif, dan 900 miliar sel otak pendukung. Setiap sel otak dapat terkoneksi dengan satu hingga 20.000 sel lainnya. Hmmm... sangat dahsyat bukan??
Tidak hanya itu saja, jaringan kabel saraf otak kalau mau diukur bisa mencapai 9600 km dan mampu memproses 30 miliar bit informasi perdetik melalui jaringan yang panjang dan ribet sepanjang 160.000 km. Sekarang bagaimana menurut anda, lebih canggih mana, komputer atau otak anda ???

Memahami Pikiran Anda 
Pikiran manusia terbagi menjadi dua bagian hal terpenting yaitu Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar.
Apa itu pikiran Sadar? Pikiran sadar adalah suatu kondisi dimana saat pikiran kita terbagi menjadi dua atau lebih yang sering mengakibatkan stress pada diri kita sendiri karena banyak beban pikiran. 
Anda bayangkan saja hal ini : Anda mendapat beban kerja yang menumpuk, kemudian anda kesulitan untuk membayar kredit rumah, motor, bertengkar dgn istri, dan anak anda sakit. Ya... sudah pasti anda menjadi sangat stress oleh semua pikiran ini.

Pikiran sadar berperan dalam otak sebagai :

1. Meng-identifikasi informasi yang masuk.

Yaitu informasi yang diterima melalui panca indra; penglihatan, penciuman, perasa, sentuhan atau perasaan.

2. Membandingkan

Informasi yang masuk dilakukan komparasi atau perbandingan dengan yang lain atau data yang telah dimiliki atau terekam oleh pikiran bawah sadar.

3. Menganalisa

Melakukan analisa dengan memilah atau mengklasifikasikan informasi yang telah di peroleh.

4. Memutuskan

Mengambil keputusan tindakan akan dilakukan terhadap informasi yang diperoleh. Menerima atau menolak.


Pikiran bawah sadar merupakan suatu kondisi yang berkaitan pada saat anda tenang dan rileks. Pada kondisi ini, pikiran anda menjadi terpusat pada satu hal saja. Dan apabila anda terpecah menjadi dua, maka anda kembali masuk ke pikiran sadar anda.


Pikiran bawah sadar ini memiliki kemampuan yang bagus dan dahsyat. Ketika Anda sudah masuk ke dalam pikiran bawah sadar, anda tidak akan mampu membedakan mana IMAJINASI dan Kenyataan. Anda akan mampu mengakses alam semesta, gudang informasi di otak Anda, bisa langsung merespon keinginan anda atau bekerja sesuai permintaan anda, bekerja berdasarkan keyakinan, dan tidak mengenal sistem nilai.


Mari kita membahas satu persatu, kedahsyatan pikiran bawah sadar ini.
Tidak mampu membedakan mana Imajinasi dan Kenyataan.

“Ketika anda sedang sendirian di kamar dan tiba-tiba anda rindu dengan kekasih anda atau dengan wanita pujaan anda, kemudian anda berkhayal berduaan, bermesraan dan lain-lain. Hmmm... betapa bahagia dan membuat detap jantung anda berdebar kencang”

Kenapa itu bisa terjadi? Padahal anda sedang berkhayal atau ber-imajinasi. Ini membuktikan bahwa anda tidak bisa membedakan mana imajinasi dan kenyataan.


Gudang informasi

Berbagai informasi yang anda peroleh tersimpan dengan baik di otak anda, Kapasitasnya pun sangat besar. Nah, Anda dapat mengakses informasi ini jika anda benar-benar menggunakan pikiran bawah sadar anda untuk memperolehnya.


Langsung merespon keinginan atau bekerja sesuai permintaan anda

Apapun yang anda katakan, pikirkan atau rasakan, bisa menjadi perintah buat pikiran anda “your word is my command” (kata-katamu adalah perintah buat otak). Yaa... bisa dikatakan seperti robot yang siap menerima segala perintah. Dengan catatan ini tidak melanggar etika buat anda atau norma-norma yang anda yakini.

Contoh 'tuk para pelajar dan mahasiswa;
Ketika anda memiliki tugas, sedang kuliah atau belajar, Anda mengatakan, "Wah... pelajaran ini sangat susah, jadi males nih belajarnya...” Pada saat itu, pikiran bawah sadar anda diperintahkan untuk merespon bahwa pelajaran itu susah dan anda malas, alhasil anda pun malas tuk mempelajari itu dan membuat pelajaran itu menjadi sangat sulit buat anda.


Mengakses alam semesta

Pikiran bawah sadar dapat mengakses alam semesta yang sebesar ini. Dan ini juga sering terjadi pada anda semua. Cuma anda belum menyadari hal ini sepenuhnya. Anda menemukan orang yang tepat atau tidak pernah anda duga, metode yang jitu dan efektif dalam mencapai impian anda.

Banyak orang sukses menggunakan pikiran bawah sadarnya untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya dan mereka sangat menikmati hal itu. Bagaimana itu bisa terjadi?? Butuh penjelasan lebih lanjut dan mendetail lagi. Hal ini akan di jelaskan pada bagian berikutnya.


Bekerja berdasarkan keyakinan

Inilah sifat yang perlu anda pahami benar-benar. Pikiran bawah sadar bekerja berdasarkan keyakinan. Jika anda tidak meyakini hal ini pada diri anda maka Anda tidak akan bergerak maju. Bahkan anda tidak akan mendapatkan hasil apapun.
Saya pernah melakukan sebuah eksperimen sederhana bahwa keyakinan itu penting. Dan ini dilakukan ke beberapa orang.
Di Yogyakarta tepatnya alun-alun selatan, ada dua buah pohon beringin besar yg terletak di tengah alun-alun selatan. Ada sebuah mitos bahwa jika anda punya keinginan atau impian kemudian anda menutup mata menggunakan penutup mata dan berjalan serta mampu melintasi atau lewat di antara dua pohon itu makan cita-cita atau impian anda terkabul.

Pada kenyataannya banyak orang yang tidak berhasil melintasi atau melalui pohon itu walaupun dengan jarak yang dekat. Entah kenapa, beberapa meter mendekati pohon orang-orang yang melakukan ritual tersebut tiba-tiba jadi berbelok ke kanan atau ke kiri. Bahkan anehnya ada yang berbelok hingga 90 derajat dan 180 derajat. Dan mereka terheran-heran.

Kemudian saya meminta salah seorang sahabat saya, Wahyu untuk melakukan hal itu. Dan saya menceritakan semua kejadian atau mitosnya. Dia mau melakukan hal itu, setelah jalan beberapa meter, hasilnya sama seperti cerita diatas. Dia mencoba untuk yg ke-2 kali, hasilnya pun masih sama.

Saya mencoba menjelaskan semuanya secara detail tentang cara kerja otak dan pikiran. Kemudian saya minta dia untuk yakin pada kemampuannya. Wahyu mencoba untuk ke 3 kalinya. Anda tau apa yang dilakukannya? Wahyu tidak jalan santai tapi jalan dengan mantap, pasti, cepat dan penuh keyakinan. Ternyata hasilnya benar-benar mengejutkan buat dia. Dia mampu menembus mitos itu.


Tidak mengenal Sistem Nilai

Bagian ini sangat penting anda pahami. Bahwa pikiran bawah sadar ini bisa dikatakan tidak mengenal sistem nilai. Apapun yang anda katakan pada diri anda baik, buruk, sedih, senang, benci, dan lain-lain, akan di terima mentah-mentah oleh pikiran bawah sadar anda.

Kalau dalam pesawat terbang dapat dikatakan seperti Black Box. Menerima dan menyimpan apapun yang disampaikan tanpa disaring lebih dahulu.

Silahkan anda pikirkan sendiri apa akibatnya jika anda mengatakan hal-hal buruk bagi diri anda sendiri.

Rabu, 20 Juni 2012

Kekuatan Pikiran

 "Imaginations Creates Reality"

Menurut yang pernah saya pelajari, ada dua Pemahaman mengenai kekuatan pikiran, yakni pemahaman umum dan pemahaman khusus.
  

1. Pemahaman Umum

Pada umumnya orang memahami yang dimaksud dengan kekuatan pikiran itu adalah kemampuan untuk berpikir untuk menghasilkan ide-ide spektakuler dan kemampuan untuk berpikir positif. 
Jika anda membaca buku-buku yang sangat inspiratif anda akan terkagum-kagum membaca ide-ide mereka yang dapat merubah orang lain, baik cara berpikir maupun bertindak. Buku-buku yang berlabel best seller yang membahas mengenai topik-topik ini sudah banyak beredar dan memberikan manfaat yang positif dalam masyarakat, dan telah merubah banyak orang dalam tingkah laku dan pola berpikir mereka. Namun, saya tidak akan membahas panjang lebar tentang hal ini.
Kekuatan pikiran yang akan dibicarakan di sini agak berbeda dengan pemahaman yang lazim.

2. Pemahaman Khusus

Apa yang saya maksudkan dengan kekuatan pikiran akan saya coba paparkan dalam bagian pemahaman khusus ini.
Saya yakin Anda sudah pernah melihat di televisi bagaimana seseorang mendemonstrasikan kekuatan pikirannya. Misalnya, nama Deddy Corbuzier sudah tidak asing lagi bagi banyak pemirsa televisi di tanah air. Dia adalah salah seorang mentalist terbaik asia yang piawai dalam mempraktekan kekuatan pikiran. Mungkin Anda berpikir semua itu hanyalah sebuah “trik” sulap. 
Tetapi sesungguhnya dia sudah berlatih bagaimana menggunakan kekuatan pikiran untuk melakukan hal-hal yang tidak terpikirkan. Sehingga mungkin ada yang mengatakan dia memiliki indra ke-enam (sixth sense). 
Coba bayangkan Dedy Corbuzier dapat menebak headline suatu surat kabar, mengendalikan pikiran orang, dll. Dalam beberapa penampilannya di tv, misalnya dalam acara “The Master” di RCTI dia berhasil memperlihatkan betapa hebatnya kekuatan pikiran itu. 
Misalnya, ketika dia bermain catur dengan grandmaster Indonesia, Utut, dia berhasil menebak posisi akhir dari permainan tersebut. Dia mampu memprediksi bahwa dia akan kalah pada langkah ke 13. 
Yang menakjubkan adalah dia sudah mempersiapkan terlebih dahulu gambar mengenai posisi akhir dari permainan itu. Mengapa? Ternyata Deddy menggunakan kekuatan pikiran untuk mengendalikan langkah-langkah Utut sehingga akan menjadi seperti yang dia prediksikan. Deddy, dan beberapa calon the master, juga sanggup menebak nomor seri uang kertas yang dipegang oleh orang lain. Dan masih banyak hal lain yang menakjubkan.
Anda mungkin berkata itu semua hanyalah trik sulap. Anda harus membedakan mana yang sulap dan mana yang merupakan praktek menggunakan kekuatan pikiran (magican dan mentalist itu beda).
Anda mungkin berpikir hal seperti itu hanya dapat dilakukan oleh seorang Deddy Corbuzier atau orang-orang seperti dia. Anda keliru. Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Deddy dapat juga Anda lakukan jika Anda mempelajarinya dan melatihnya dengan serius. Dia hanya menggunakan kekuatan pikiran dan dia sudah sangat piawai dalam hal ini.
Memang Tuhan telah menciptakan manusia ini sedemikian rupa. Tuhan memberikan kekuatan berpikir kepada manusia untuk menyelesaikan persoalan-persoalannya. Hanya sekelumit orang yang telah menemukan rahasia ini. Dan rahasia mengenai kekuatan pikiran ini sudah dibuktikan secara ilmiah, seperti yang akan diuraikan di bawah ini.
Pernahkah anda memperhatikan kekuatan yang luar biasa yang muncul secara tiba-tiba biasa jika terjadi sesuatu yang dianggap genting bagi seseorang? Misalnya ketika anda menjadi ketakutan karena dikejar anjing dan anda berlari-lari sekencang-kencangnya dan tiba-tiba saja ada tembok tinggi yang menghalangi jalan anda. Tanpa pikir panjang anda melompat tinggi dan anda berhasil. Dan anda tahu bahwa pada situasi normal anda tidak akan dapat melakukan hal itu.
Atau pernahkah Anda memperhatikan ketika ada dorongan yang kuat untuk mengemudi secepat mungkin ke suatu tempat dan tiba-tiba saja semua lampu lalu lintas yang anda lalui tiba-tiba hijau semua? Atau ketika Anda mengemudi dan fokus pada tempat parkir dan tiba-tiba hanya ada satu dan itu untuk anda. Mungkin anda berpikir itu kebetulan. Kebanyakan orang akan sepakat dengan anda. Tetapi jika Anda tahu rahasianya pendapat anda kan berubah. Karena sesungguhnya pikiran andalah yang menyebabkan terjadinya “kebetulan”. 
Kekuatan pikiran yang lain dapat juga dilihat dalam hal, misalnya, menentukan dadu atau kartu apa yang harus anda mainkan jika anda mengikuti suatu undian permainan lucky draw? Kekuatan pikiran anda dapat meningkatkan 70-80% kemungkinan untuk menang.

Selasa, 19 Juni 2012

Menggunakan Kekuatan Bawah Sadar Untuk Menyampaikan Pesan Tersembunyi

     Pernahkah Anda mendapat kunjungan yang tak terduga, seorang teman yang telah lama tak dijumpai? Padahal di pagi harinya Anda memikirkan teman tersebut. Dan teman yang mengunjungi Anda dalam perjalanan menuju rumah Anda juga memikirkan diri Anda. Apakah itu suatu kebetulan....?
Percaya atau tidak, hal ini sudah sering dibahas bahwa itu adalah efek dari Vibrasi Pikiran. Pikiran kita memiliki kemampuan yang luar biasa. Pikiran kita bagaikan sebuah Handphone yang dapat mengirimkan SMS yang dapat dibaca oleh orang yang dituju. Seperti yang telah kita ketahui untuk mengirimkan SMS, kita harus menulis pesan yang ingin disampaikan, nomor telp yang dituju, dan tentunya memiliki pesawat HP serta pulsanya.

Begitu juga pikiran dapat kita kirimkan kepada orang yang ingin kita tuju sebagai sebuah pesan. Dalam dunia penjualan, hal ini sangat penting untuk mengirimkan pesan penjualan secara tersembunyi sebelum presentasi penjualan tersebut dilakukan. Tujuannya, setelah pesan tersebut dikirimkan, presentasi menjadi lebih mudah karena orang tersebut secara mental sudah siap untuk kita temui.

Pesan apa yang kita dapat kirimkan? Tentu pesan agar calon pembeli mempercayai si penjual sehingga calon pembeli akan mendengarkan dengan seksama dan nyaman untuk menyimak presentasi yang dilakukan si penjual.

CARANYA: 
Bayangkan wajah orang yang akan Anda Vibrasi-kan - Jika Anda masih mendapati bayangan tersebut berwarna hitam-putih, munculkan warna-warninya.
Dalam bayangan Anda, tersenyumlah dan lihat calon pembeli membalas tersenyum kepada Anda - Katakan kepadanya, "Pak/Bu (sebutkan namanya), Saya datang kepada Anda - Saya datang untuk MEMBERI bukan meminta - Saya bagian dari SOLUSI, bukan bagian dari masalah Anda. PERCAYALAH kepada Saya, dan dengarkan kata-kata Saya - Ulangi proses vibrasi pikiran ini sampai Anda mendapati wajah orang tersebut semakin jelas.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan ini? Lakukanlah disaat kondisi calon pembeli dalam kondisi nyaman dan relaks, biasanya pagi hari sebelum ia melakukan aktivitas bekerjanya dan saat-saat setelah pulang kerja pada saat calon pembeli sedang beristirahat. Dalam dua kondisi di atas, pikiran orang tersebut semakin kuat dan peka untuk menangkap pesan yang kita kirimkan. Dan sama dengan SMS, orang tersebut akan "membaca" pesan Anda namun untuk membalasnya, itu terserah yang menerima pesan tersebut.

The Power Of Imagination

    Manusia tidak bisa lepas dari imajinasi, mulai dari masih kecil hingga besarpun masih suka berimajinasi. Walaupun ketika telah dewasa hal ini tidak dirasakan secara penuh. Tidak jarang juga orang suka menghina jika ada orang yang berimajinasi menjadi seperti apa yang diinginkannya dan menceritakan kepada orang lain. Bahkan mungkin di cemo’oh bermacam-macam umpatan dan hinaan.

Banyak orang berpikir bahwa imajinasi itu tidak baik atau kurang bagus. Itu anggapan yang kurang tepat menurut saya. Imajinasi merupakan langkah awal menjadi suatu realita kehidupan anda. Apapun rencana anda, bisa dipastikan diawali oleh imajinasi.
“Imagination more then knowledge” ~ Albert Einstein 
Dari kata-kata tersebut diatas, kita bisa melihat seorang tokoh besar ini berpendapat bahwa imajinasi melebih sebuah ilmu pengetahuan. Kenapa seperti ini? Karena Albert Enstein memahami bahwa imajinasi merupakan langkah awal menjadi sebuah kenyataan. Bahkan mungkin ketika dia menemukan rumus E=MC2 hanya imajinasinya dan setelah melakukan uji coba, dah hal tersebut ternyata terbukti.


Anda masih ragu dengan apa yang saya katakan? Baiklah, Saya akan berikan contoh sederhana untuk anda membuktikannya sendiri.
Luruskan tangan anda kedepan seperti film vampire china, kemudian putar tangan anda hingga telapak tangan anda saling berhadapan. Tarik tangan anda hingga kini tangan anda membentuk 90 derajat. Sekarang bayangkan tangan anda adalah magnet, tangan kiri adalah magnet kutub utara, dan tangan kanan kutub selatan.
Hukum fisikanya, magnet kutub utara dan kanan jika bertemu adalah Tarik Menarik. Dan kemudian bayangkan dan katakan dalam hati anda... biarkan tangan anda melakukan keinginannya tetap fokus pada tangan anda.
Apa yang terjadi ??? tangan anda seperti ada yang menarik.


Sekarang kita rubah dan buat jarak telapak tangan anda menjadi lebih dekat lagi sekitar 3cm. kedua tangan anda adalah kutub yang sama (utara-utara atau selatan-selatan), dan hukumnya adalah tolak menolak. Katakan hal tersebut dan fokus pada tangan anda. Rasakan apa yang terjadi. Anda merasakan adanya tolakan dan seperti ada medan magnet di tangan anda.


Imajinasi ini memiliki kemampuan yang besar sehingga dapat memberikan reaksi-reaksi fisik dan dapat mempengaruhi organ tubuh anda. Contoh saya sudah sampaikan diatas ketika anda membayangkan hal-hal yang anda “inginkan”, sehingga terjadi reaksi badan anda dan ini mempengaruhi perilaku dan lainnya. Perlu diingat hal ini juga dapat mempengaruhi orang-orang disekitar anda.


Beberapa teman-teman saya dari MindPower Club pernah melakukan percobaan: 
Suatu ketika mereka ingin melakukan Approaching di sebuah MALL. Ketika salah satu dari mereka sangat grogi, kemudian salah satu teman saya (sebut saja Beny) mengajak untuk membayangkan diri masing-masing sebagai apa yang mereka inginkan. Beny membayangkan dirinya adalah seorang MODEL yang ganteng dan keren, satu lagi (sebut saja Yudi) membayangkan dirinya adalah seorang BIG BOSS. Dan kemudian mereka berjalan di sebuah toko yang menjual kemeja dan T-shirt.


Mau tahu hasilnya ???? Beny benar-benar menjadi sangat PERCAYA DIRI. 
Yang lebih unik lagi, ketika Yudi berjalan semua pegawai Mall Langsung segan dan takut, mereka berpikir bahwa BIG BOS mereka datang. Begitu sudah dekat baru mereka kaget, ternyata yang sedang berjalan itu bukanlah Big BOS Mall.

Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.

Label